10 CEO Perusahaan “Gila” Kerja dan Sukses

Dikutip dari laman Business Insider, berikut adalah para pebisnis yang menggapai kesuksesannya dengan kerja keras:

buy 1. Howard Schultz, CEO Starbuck

Starbucks Coffee

Schultz tampaknya merupakan salah pelanggan, sekaligus pemilik produk minuman kopi dengan jadwal yang paling padat. Sejak memutuskan kembali ke perusahaan ini, Schultz selalu tiba di kantor pukul 06.00 dan baru pulang pukul 19.00 waktu setempat.

Namun, waktu bekerja Schultz tak berhenti di situ. Dia masih melanjutkan pekerjaannya dari rumah pada malam hari. Tak hanya itu, Schultz juga sering berkantor pada hari Minggu dan membaca ribuan surat elektronik dari pegawainya pada hari Sabtu.

comrar venta eurax 2. Jeffrey Immelt, CEO General Electric

General Electric

Pada 2005, majalah ekonomi Fortune memberikan julukan bagi Immelt sebagai Manajer Bionik atau the Bionic Manager. Artikel ini melukiskan bagaimana Immelt menghargai etika kerja dengan bekerja selama 100 jam per pekan selama 24 tahun.

Dalam mengurusi bisnisnya, Immelt senantiasa membagi waktunya secara spesifik. Hari kerjanya dimulai sejak pukul 05.30 yang diawali dengan membaca koran dan menonton tayangan CNBC.

comprar skelaxin 3. Tim Cook, CEO Appl comprar eriacta sin receta e

CEO Apple Tim Cook

Mendiang Steve Jobs tampaknya meninggalkan pekerjaan besar yang harus diselesaikan Tim Cook. Majalah Fortune menggambarkan Cook sebagai pribadiworkoholic, di mana hari kerjanya dimulai sejak pukul 4.30 dengan mengirim surat elektronik kepada para pegawainya.

Media AS, Gawker, sempat mengungkapkan Cook merupakan orang yang pertama tiba dan terakhir pulang dari kantor. Dia juga biasa menggelar rapat pada Minggu malam sebagai persiapan pada esok harinya.

differin kaufen 4. Carlos Ghosn, CEO Nissan dan Renault

Chief Executive Officer (CEO) Nissan Motor Company, Carlos Ghosn.

Etika kerja Ghosn bisa tergambarkan dengan jelas, karena dirinya kini menjalankan dua bisnis otomotif terbesar di dunia. Sebuah artikel profil di majalah Forbesmenggambarkan Ghosn bekerja lebih dari 65 jam per pekan, 48 jam per bulan dalam penerbangan, dan 150 ribu mil per tahun.

Kemampuannya membalikkan kondisi Nissan seringkali menjadi subjek sebuah penelitian. Tak kurang dari sebulan, Ghosn mampu menerapkan sistem yang seutuhnya mengubah praktik kerja lama.

acheter relafen 5. Li Ka-Shing, orang terkaya Asia

Li Ka-shing

Salah satu orang terkaya Asia dan tokoh utama ekonomi Hong Kong, Li Ka-Shing mulai bekerja di usia yang sangat muda. Inilah yang membuatnya bisa membangun kerajaan bisnis bernilai US$21 miliar.

Pada usia 15 tahun, Li Ka-Shing meninggalkan bangku sekolah dan bekerja di sebuah pabrik plastik. Dalam wawancaranya dengan Forbes, dia bercerita bahwa dirinya sempat bekerja sebagai tenaga pemasaran, sebelumnya akhirnya menjadi manajer di usia 19 tahun. Pada 1950, Li Ka-Shing mulai mendirikan bisnis sendiri. Hampir semua pekerjaan dilakukan sendiri termasuk menjalankan tugas akuntan.

Acheter Antivert. Achat Meclizine Sans Ordonnance 6. Maria Das Gracas Silva Foster, Chief Petrobras

Etika kerja yang dimilikinya selama ini membuat Maria mendapat julukan Caveirao. Julukan ini merujuk pada mobil bersenjata milik polisi Brasil.

Bos perusahaan minyak raksasa Brasil, Petrobras, ini menghabiskan masa kecilnya dengan mengumpulkan kaleng untuk membayar biaya sekolah. Dia bekerja mulai 1978 sebagai pegawai magang dan dengan cepat mencapai wanita pertama yang menjadi kepala engineer.

acquistare tastylia 7. Marissa Mayer, CEO Yahoo

CEO Baru Yahoo, Marrisa Mayer

Chief Executive Officer (CEO) baru Yahoo, Marissa Mayer, terkenal dengan stamina dan jadwal kerjanya yang mengagumkan. Dia biasanya menghabiskan 130 jam per pekan kala bekerja di Google dan mengatakan kepada Joseph Walker bahwa jadwal itu diaturnya kala tertidur di atas meja kerjanya.

Walau banyak pihak mengkritisi gaya manajemen Mayer yang bekerja 24 jam per hari dan 7 hari dalam sepekan, hal ini justru menggiringnya menjadi salah satu orang besar dalam industri teknologi.

Buy Zoloft 8. Jamie Dimon, CEO JP Morgan

JP Morgan Chase Profit

Sebelum merebaknya skandal London Whale yang melanda perusahaan itu, Jamie Dimon telah terkenal sebagai salah satu bankir sukses dalam beberapa dekade terakhir.

The New York Times mengungkapkan Dimon menghabiskan akhir pekannya dengan sejumlah bacaan dan pertanyaan yang diajukan kepada para pegawainya pada hari Minggu. Fortunemelaporkan seluruh waktu Dimon dihabiskan untuk bekerja dan keluarga dan salah satu hobinya adalah mendengarkan musik.

9. Indra Nooyi, CEO Pepsi

Wanita terkuat dan terkanal di dunia bisnis, Indra Nooyi, pernah bekerja sebagai resepsionis mulai dari tengah malam hingga pukul 05.00 pagi. Semua dilakukan untuk membiayai kuliahnya di Universitas Yale.

Dalam sebuah wawancara dengan Pepsi, Nooyi biasa bekerja sejak pukul 07.00 pagi dan jarang pulang sebelum pukul 08.00 malam. Setiap hari dia selalu mengambil tumpukan surat dan dibaca pada malam harinya. Nooyi selalu berharap dalam sehari akan ada 35 jam untuk membantu waktu kerjanya. Di saat bersamaan, dia juga harus membesarkan dua orang putrinya.

10. Sri Martin Sorrell, CEO WPP Group

CEO dari perusahaan iklan raksasa dunia, WPP, ini mendapat julukan dari Financial Timessebagai “Penggila Kerja Terjahat” dan “Manajer Mikro”. Sir Martin biasa mulai bekerja pada pukul 06.00 pagi dan tak diketahui kapan selesainya.

Leave a Reply